Tanya AI
bismillah
yuk tanya AI :
Amalan yang pahalanya paling berat di timbangan (Mizan) ?
Pilihan pertanyaan yang bagus! Ada beberapa amalan yang secara spesifik disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW memiliki bobot yang sangat berat pada Timbangan (Mizan) di Hari Kiamat.
Amalan-amalan yang paling berat di timbangan dapat dikelompokkan menjadi dua kategori utama:
1. 💖 Akhlak yang Mulia (Husnul Khuluq)
Ini adalah amalan yang paling sering disebut dalam banyak hadis sebagai yang terberat di timbangan amal.
Dari Abu Ad-Darda' radhiyallahu 'anhu, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin pada hari Kiamat selain akhlaknya yang baik. Dan sesungguhnya Allah sangat membenci orang yang berkata kotor dan keji (berakhlak buruk)." (HR. At-Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albani)
Penerapannya:
Menjaga lisan dari perkataan buruk, ghibah (menggunjing), atau fitnah.
Bersikap jujur, amanah, pemaaf, dan rendah hati kepada semua orang.
Mengendalikan emosi (marah) dan membalas keburukan dengan kebaikan.
2. 📿 Dzikir dan Kalimat Tauhid
Beberapa kalimat dzikir yang ringan diucapkan namun memiliki bobot yang luar biasa di sisi Allah SWT.
a. Kalimat Tauhid (Laa Ilaaha Illallaah)
Kalimat Tauhid adalah kunci surga dan inti dari keimanan. Dalam hadis yang dikenal sebagai Hadits Al-Bithoqoh, diceritakan bahwa selembar kartu kecil bertuliskan kalimat tauhid (Laa Ilaaha Illallaah) ternyata jauh lebih berat daripada 99 gulungan catatan dosa yang dimiliki seorang hamba ketika ditimbang.
Ini menunjukkan bahwa keimanan yang murni dan benar adalah penentu terberat di Mizan.
b. Dzikir Ringan, Berat di Timbangan
Dua kalimat ini sangat dicintai oleh Allah dan bobotnya amat besar:
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi SAW bersabda: "Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat di timbangan, dan sangat dicintai oleh Ar-Rahman: سُبْØَانَ اللَّÙ‡ِ ÙˆَبِØَÙ…ْدِÙ‡ِ، سُبْØَانَ اللَّÙ‡ِ الْعَظِيمِ (Subhanallahi wa bihamdih, Subhanallahil 'Azhim)." (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung). (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
3. 🕊️ Mengiringi Jenazah
Amalan ini juga secara spesifik disebutkan pahalanya setara dengan gunung.
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa mengikuti jenazah hingga dishalatkan dan selesai dimakamkan, maka baginya dua qirath pahala. Dan siapa yang hanya mengikuti hingga dishalatkan, maka baginya satu qirath. Demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh dua qirath itu lebih berat di timbangan daripada Gunung Uhud."
(HR. Ahma d, disahihkan oleh Al-Albani)
Kesimpulan:
Inti dari amalan yang paling berat di timbangan bukanlah pada kesulitan atau jumlahnya, melainkan pada kualitas keimanan (Tauhid), keikhlasan, dan akhlak yang terpancar dalam kehidupan sehari-hari.
Komentar
Posting Komentar